Aqil Siradj: Islam di Nusantara Berbasis Dakwah Bukan Kekerasan

Dalam lawatan ke Republik Islam Iran, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj beserta rombongan berkesempatan mengunjungi salah satu kampus lembaga internasional pelajar asing, al-Musthafa International University (MIU), di kota Qom.

KH Aqil Siradj bersama Prof. Dr. KH Achmad Mubarok dan Prof. Dr. Muhaimin Zein meninjau asrama mahasiswa dan tidak lupa melihat dari dekat perpustakaan. Setelah itu rombongan melakukan tatap muka dengan mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di kota suci Qom, Kamis siang (27/10) di ruang auditorium.

Baca pos ini lebih lanjut

Wujudkan Umat Yang Satu dan Peradaban Islam Yang Baru

Wujudkan Umat Yang Satu dan Peradaban Islam Yang Baru
pidato rahbar ali khameneiMenurut Kantor Berita ABNA, sebagaimana dinukil dari situs resmi Rahbar, ratusan ulama, cendekiawan, intelektual, sosiolog dan sejarahwan Muslim dari berbagai belahan dunia, khususnya Dunia Islam hari ini memulai pertemuan pertama Konferensi Internasional Tehran yang membahas kebangkitan dunia Islam. Konferensi dibuka hari Ahad (18/9) dengan pidato Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Ayatollah al-Udzma Sayyid Ali Khamenei.

Baca pos ini lebih lanjut

Guru Kita Ustadz Seggaf al-Jufri Menghadap Sang Kuasa

ami syegaf al- jufri 2Tepatnya Sabtu lalu (23/7/2011), tepatnya pukul 07.20 WIB, Ustadz Syegaf bin Husein Al-Jufri, tokoh yang dituakan komunitas Ahlul Bait di nusantara, tutup usia pada umur 78 tahun. Pada tahun 1932, Ustadz Syegaf bin Husein Al-Jufri lahir di kota Solo. Beliau termasuk pengusaha batik sukses. Meski demikian, beliau tidak meninggalkan dunia pendidikan yang ditekuni semenjak muda, bahkan anak-anak.. Di dunia pendidikan, Almarhum Ustadz Syegaf bin Husein Al-Jufri berhutang budi pada sekolah Rabithoh Al Alawiyah dan seorang ulama, Habib Ahmad bin Abdullah Assegaf yang juga sastrawan Arab dan pengarang buku sastra “Fataat Garut.”

Baca pos ini lebih lanjut

Setelah Ditutup 3 Tahun, Masjid Syiah di Saudi Dibuka Kembali

Menurut Kantor Berita ABNA, setelah ditutup selama 3 tahun atas perintah kerajaan Saudi, 3 masjid Syiah kembali dibuka dan mulai digunakan warga Syiah untuk shalat berjama’ah.

syiah saudiDicabutnya pelarangan tersebut atas desakan beberapa ulama dan warga Syiah yang beberapa hari sebelumnya menemui Hakim wilayah As Syarqiyah, yang kemudian tuntutan tersebut dipenuhi hakim setempat.

Diberitakan sejak tahun 2008 banyak masjid Syiah dilarang menyelenggarakan shalat berjama’ah bahkan ada yang ditutup sama sekali.

Bukan hanya di masjid-masjid, hatta di rumah sendiri warga Syiah dilarang untuk menyelenggarakan shalat berjama’ah dan melakukan aktivitas-aktivitas keagamaan.

Baca pos ini lebih lanjut